PANDUAN KUNJUNGAN PABRIK

Kunjungan pabrik akan berhasil jika dibangun berdasarkan keputusan, bukan rasa ingin tahu.

Kunjungan dapat membuat percakapan pemasok menjadi lebih konkrit. Hal ini sangat berguna ketika pembeli mengetahui apa yang perlu diperhatikan, pertanyaan mana yang harus dijawab, dan keputusan apa yang harus diambil dari kunjungan tersebut.

01 / KETIKA MEMBANTU

Bila berkunjung dapat bermanfaat

01

Produk atau pesanan mempunyai pertaruhan yang berarti

Kustomisasi, proses teknis, nilai lebih tinggi, rencana pemesanan berulang, atau klaim produksi yang tidak jelas dapat membenarkan bukti yang lebih langsung.

02

Informasi pemasok perlu diuji

Kunjungan dapat membantu memperjelas alamat produksi, fokus produk, alur produksi, peralatan, bahan, komunikasi, dan pertanyaan yang diajukan pembeli.

03

Anda bepergian di Tiongkok

Hari perjalanan lebih berharga ketika pertemuan, pertanyaan, versi produk, alamat pabrik, dan rencana pelaporan disepakati sebelum rencana perjalanan ditetapkan.

02 / JALUR BUKTI

Rencanakan kunjungan berdasarkan bukti

Kunjungan yang paling berguna mempunyai agenda. Ini harus menghubungkan persyaratan produk Anda dengan konteks produksi fisik dan keputusan yang akan Anda buat setelahnya.

01

Tetapkan pertanyaan kunjungan

Putuskan apakah kunjungan tersebut terutama mengenai identitas pemasok, kemampuan produk, diskusi sampel, alur proses, bahan, pengemasan, pemeriksaan kualitas, atau masalah lain yang ditentukan.

02

Konfirmasikan rencana praktisnya

Periksa alamat pasti, kontak, tanggal, persyaratan pengunjung, waktu perjalanan, versi produk, dan apakah orang yang tepat dan area produksi yang relevan akan tersedia.

03

Amati secara singkat

Gunakan pertanyaan produk, sampel, bahan, kemasan, kualitas, dan kapasitas yang Anda sepakati untuk memandu apa yang dilihat dan apa yang perlu diklarifikasi.

04

Catat apa yang diamati dan tidak diamati

Catatan yang berguna dapat mencakup foto, catatan, jawaban, observasi produksi, pertanyaan terbuka, dan poin-poin yang memerlukan dokumen atau tindak lanjut di kemudian hari.

05

Jadikan keputusan selanjutnya terlihat

Setelah kunjungan, putuskan apakah pemasok beralih ke sampel, penawaran harga yang direvisi, perintah percobaan, pemeriksaan lain, atau tidak dilanjutkan.

03 / BATAS

Apa yang tidak dibuktikan oleh kunjungan pabrik

01

Kunjungan adalah suatu pengamatan pada satu titik waktu

Hal ini tidak menjamin kapasitas masa depan, staf yang stabil, bahan baku, kualitas produksi, atau kinerja pengiriman.

02

Sebuah fasilitas bukanlah keseluruhan rantai pasokan

Pemasok dapat menggunakan komponen yang dialihdayakan, subkontraktor, atau lokasi lain. Tanyakan pekerjaan apa yang dilakukan, di mana dan bagaimana produk terkait dikendalikan.

03

Kunjungan tidak menggantikan kontrak atau pekerjaan kepatuhan

Persyaratan komersial, pengujian produk, aturan pasar tujuan, kewajiban bea cukai, dan masalah hukum tetap harus ditangani melalui proses yang sesuai.

04 / PERSIAPKAN

Persiapkan ini sebelum kunjungan pabrik

  1. Versi produk, sampel, atau spesifikasi yang akan didiskusikan
  2. Agenda kunjungan pabrik singkat dengan pertanyaan-pertanyaan paling penting
  3. Alamat pabrik yang tepat, kontak, waktu pertemuan, dan rute perjalanan
  4. Orang-orang yang harus hadir dan dukungan bahasa yang dibutuhkan
  5. Catatan yang Anda inginkan setelah kunjungan: catatan, foto, pertanyaan terbuka, atau keputusan langkah selanjutnya

SOURCING ALLY

Rencanakan kunjungan berdasarkan pertanyaan yang penting.

Ringkasan yang terstruktur memudahkan untuk memutuskan apakah kunjungan pabrik bermanfaat dan apa yang harus dicapai pada hari itu.

Buat ringkasan proyek